Genteng Metal
Bangunan

Kaso Baja Ringan Sebagai Alternatif Konstruksi Rumah Masa Kini

Material baja ringan kini banyak dilirik sebagai bahan konstruksi atap rumah yang praktis. Dahulu material ini lebih umum digunakan pada bangunan gudang ataupun konstruksi sederhana lain; tetapi kini tren telah bergeser dan makin banyak penggunaan bahan tersebut sebagai materi atap rumah.

Mengenal Bentuk Dan Jenis Baja Ringan

Kebanyakan material konstruksi kaso baja ringan ataupun bagian konstruksi yang lain memiliki bentuk penampang khas berupa huruf C; selain itu ada pula bentuk Canal dan juga Omega. Bentuk – bentuk tersebut digunakan karena memiliki keunggulan dari aspek kekuatan konstruktif. Bentuk C memiliki kekuatan yang cukup baik; tetapi memiliki kebutuhan material yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan bentuk penampang O. Penampang C merupakan yang paling umum dan juga paling awal ditemui. Untuk memperoleh bentuk kotak yang serupa dengan O; dahulu digunakan dua bentuk C yang berhadapan.

Selain dari segi bentuk; variasi bahan kaso metal dan bahan konstruksi lain juga ditemui dalam bentuk ketebalan bahan. Semakin tebal bahan maka akan diperoleh kekuatan yang lebih meski diimbangi dengan bobot yang bertambah. Variasi lain juga ditemui dalam bentuk tegangan tarik yang berbeda – beda. Angka tegangan tarik mewakili tingkat kelenturan dan kekerasan dari materi baja ringan.

Penggunakan Kaso Baja Ringan

Trus atau kaso baja ringan kini banyak digunakan sebagai komponen konstruksi atap rumah. hal ini disebabkan oleh faktor harga yang lebih ekonomis serta proses pemasangan yang lebih praktis. Kehadiran produk genteng metal yang jauh lebih ringan dibandingkan genting konvensional dari bahan tanah atau keramik menjadi penyebab lain kaso metal dari baja ringan semakin sering digunakan.

Sebuah kaso metal umumnya merupakan plat baja ringan dengan angka tegangan tarik G550. Jenis bahan ini terbuat dari baja ringan yang dilapisi dengan seng dan aluminium. Perbedaan bahan pelapis tersebut menghasilkan beberapa produk yang umum memiliki sebutan berupa Zincalume, Galvalum dan juga produk dengan bahan Galvanis.

Kaso baja ringan umumnya memiliki bentuk profil C yang memiliki tinggi 7,5 cm dengan panjang 6 m. Terdapat produk dengan ketebalan yang bervariasi; mulai dari 0,6 mm hingga ketebalan 1 mm. Perbedaan bentuk dan ketebalan akan mempengaruhi penggunaan atau peletakannya di dalam sebuah konstruksi rumah. Konstruksi reng umumnya menggunakan bentuk profil trapesium dengan ketebalan 0,45 dengan ketinggian 2,8 cm hingga 4 cm.

Pemasangan konstruksi atap dari bahan baja ringan ini dapat dilakukan dengan praktis dan cepat. Bobot yang ringan serta bahan yang mudah dikerjakan menjadi kelebihan yang membuat bahan ini ekonomis dari sudut pandang biaya pemasangan. Beberapa elemen tambahan seperti bracket L, dynabolt dan baut umumnya digunakan sebagai bahan untuk menghasilkan konstruksi atap dengan kaso baja ringan dan elemen lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *